Kurun Waktu 12 Hari, Polresta Banyuwangi Ungkap 206 Kasus Kriminalitas

visfm.com, Banyuwangi – Selama digelarnya Operasi Sikat Semeru 2021, Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap 206 kasus kriminalitas dengan menangkap 103 orang tersangka.

Dari tangan ratusan tersangka tersebut, kepolisian mengamankan berbagai barang bukti. Diantaranya, 4 unit sepeda motor, 33 unit ponsel beserta 71 dusbook ponsel berbagai merek, 10 lembar hasil visum, 7 buah ATM, 4 buah tabung gas 3 kg, 3 senjata tajam serta 1 unit televise, 1 buah speaker soundsistem juga 65 buah berbagai jenis barang bukti lainnya.

Dalam keterangan persnya, Senin (12/7/2021), Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, seluruh aksi kejahatan yang di ungkap kepolisian tersebut hasil dari Operasi Sikat Semeru yang digelar mulai 28 Juni hingga 9 Juli 2021.

“Kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) 155 kasus, pencurian dengan kekerasan (Curas) sebanyak 11 kasus, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) 12 kasus, premanisme 25 kasus, street crime atau kejahatan jalanan 1 kasus, dan senjata tajam 2 kasus,” papar Kapolresta.

“Dari sejumlah kasus yang diungkap kepolisian tersebut, yang terbanyak adalah kasus curat yang mencapai 155 kasus. Sebanyak 125 kasus diantaranya berhasil di ungkap Polresta dan 30 kasus diungkap polsek jajaran,” jelasnya.

Kapolresta mengaku, hasil pengembangan penyidikan kepolisian, dari ratusan tersangka yang tertangkap tersebut beberapa orang diantaranya merupakan residivis dari sejumlah kasus yang sama.

“Banyaknya kasus yang diungkap Polresta Banyuwangi ini, beberapa diantaranya merupakan tunggakan kasus yang menjadi target. Sebelumnya, semua kasus di inventarisir untuk bisa diungkap ditengah masa pandemi ini,” kata AKBP Nasrun.

Kapolresta menambahkan, jadi dari jumlah total kasus yang diungkap dan ratusan orang tersangka yang ditangkap tersebut bukan hanya target saat pelaksanaan operasi sikat semeru ini saja.

“Sehingga dengan adanya pengungkapan kasus ini, maka tunggakan perkara menjadi berkurang,” imbuhnya.

Sementara itu, dari berbagai kasus yang berhasil diungkap kepolisian Polresta Banyuwangi tersebut, jeratan yang disangkakan untuk tersangka kasus curat adalah pasal 363 KUHP, ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Curas, pasal 365 KUHP, ancaman maksimal 9 tahun penjara. Curanmor, pasal 362 KUHP ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Sedangkan premanisme diancam beberapa pasal, yakni pasal 368 KUHP ancaman 9 tahun penjara, pasal 170 KUHP ancaman 7 tahun penjara, pasal 492 KUHP ancaman 2 tahun penjara dan pasal 492 KUHP, kurungan penjara selama 6 hari.

Sementara kejahatan jalanan atau Street Crime, pasal 365 KUHP ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara dan senjata tajam, pasal 2 UU Darurat nomor 12 tahun 1951, ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Bhakti Sosial Bhayangkara Untuk Negeri, Polresta Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Sembako

Read Next

PPKM Darurat, Mobilitas Warga di Banyuwangi Menurun 20 Persen

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *