Jemput Bola, 243 Ribu Lebih Warga Banyuwangi Sudah di Vaksinasi

visfm.com, Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi melakukan berbagai strategi untuk mempercapat layanan vaksinasi Covid-19, dan berdasarkan data Kementrian Kesehatan, hingga kini masyarakat Banyuwangi yang telah mendapatkan vaksinasi mencapai 243.032 warga.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pihaknya terus mengombinasikan dua strategi utama dalam percepatan vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi, yaitu melalui jemput bola dan layanan tanpa turun (drive thru). Dua langkah itu dinilai berhasil mempercepat capaian vaksinasi di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

“Jemput bola lansia jalan terus. Selain door to door ke rumah bagi lansia yang memiliki kendala mobilitas, jemput bola ini juga dalam arti mendekatkan layanan,” jelas Bupati Ipuk.

“Misalnya di balai desa, di rumah warga, atau di wilayah perkebunan, dipinjam salah satu ruangan di sana. Jadi lansia tidak perlu ke Puskesmas. Adapun vaksinasi drive thru, dipusatkan di GOR Tawangalun, menyasar para pelaku pariwisata, jasa transportasi publik, dan pelaku ekonomi,” paparnya.

Bupati Ipuk mengaku, vaksinasi drive thru cukup besar antusiasmenya dan pelaksanaannya berjalan lancar.

“Vaksinasi drive thru sudah melayani 4.700 warga dalam beberapa hari terakhir. Setelah ini, di evaluasi untuk lanjutannya sembari menunggu ketersediaan vaksin,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Widji Lestariono menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, per 10 Juni 2021, sebanyak 243.032 warga Banyuwangi telah mendapatkan vaksinasi, yang terdiri atas 172.958 warga gabungan tenaga kesehatan, pelayan publik, serta lansia; lalu 1.501 penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya; dan 68.573 masyarakat umum yang telah mendapat vaksinasi tahap I.

“Vaksinasi tahap II untuk 243.032 warga itu kini terus berlanjut. Khusus lansia, sudah 67.945 orang yang divaksin, setara 77,27% dari target yang ditetapkan Pemprov Jatim,” papar Rio, panggilan akrab Widji Lestariono.

“Vaksinasi lansia, Banyuwangi tertinggi nomor dua di Jatim setelah Surabaya,” tuturnya.

Bupati Ipuk menambahkan, penyerapan cepat vaksinasi ini akan dilaporkan kepada pemerintah pusat dan provinsi agar Banyuwangi segera mengajukan tambahan vaksin. 

“Vaksin dari pemerintah pusat dimanfaatkan optimal dan sudah dibagi habis distribusinya sampai pertengahan Juni. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan warga yang antusias,” ujar Bupati Ipuk.

“Kami segera melaporkan capaian ini, sehingga bisa segera mendapat tambahan vaksin, dan makin banyak warga yang divaksin,” pungkasnya.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Permudah Layanan Petani, Banyuwangi Gulirkan “Pas Kontan”

Read Next

Layanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Membludak. Ini Yang Dilakukan Pemkab Banyuwangi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *