Cabuli Cucu Tirinya, Kakek di Banyuwangi Dijebloskan ke Sel Tahanan

visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian Polresta Banyuwangi menangkap seorang kakek berusia 61 tahun, setelah di laporkan diduga mencabuli cucu tirinya.

SBU warga Kecamatan Srono Banyuwangi, kini harus meringkuk didalam sel tahanan guna mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.

Dalam keterangan pers, Senin (7/6/2021), Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, penangkapan tersangka SBU setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari orang tua korban, sebut saja Bunga.

“Mereka menyatakan bahwa, anaknya yang masih berusia 19 tahun tersebut telah dicabuli oleh tersangka, yang merupakan kakek tiri korban,” ungkap Kombes Arman.

Menurut pengakuan tersangka kepada petugas, saat itu sekira pukul 05.00 WIB pagi, dirinya masuk kedalam kamar dan korban yang sedang tertidur lelap.

“Mendapati kondisi ini, tersangka semakin beringas dan memaksa korban untuk membuka bajunya lalu melakukan tindakan yang seharusnya tak dilakukan kepada cucunya sendiri,” kata Kapolresta.

Kombes Arman menjelaskan, dari pengakuan tersangka juga didapati keterangan bahwa, saat melakukan aksinya, dia membekap mulut korban sambil mengatakan akan membunuh korban jika melapor kepada ibunya.

“Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka meninggalkan korban didalam kamar. Keesokan harinya, korban menceritakan kepada ibunya mengenai semua perbuatan yang telah dilakukan kakek tirinya kepada dirinya. Lalu, mereka pun melaporkan kasus ini ke Mapolsek Srono hingga dilakukan penangkapan terhadap tersangka,” papar Kombes Arman.

Lebih lanjut Kombes Arman mengatakan, untuk memperkuat dugaan pencabulan yang dilakukan tersangka, pihak kepolisian pun meminta Visum Et Repertum korban ke rumah sakit.

“Yang hasilnya, terdapat bekas Luka robek pada kelamin korban yang disebabkan oleh sentuhan benda tumpul,” imbuh Kapolresta.

Dari pengungkapan kasus ini, kepolisian mengamankan beberapa potong pakaian milik korban maupun tersangka. Termasuk selimut dan sprei yang ada didalam kamar korban.

 Sementara itu, kepada petugas pula, tersangka mengaku perbuatan bejat yang dia lakukan tidak ada unsur paksaan. Namun apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur.

Kini, tersangka harus mempertanggung jawabkan semua perbuatannya dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara sesuai pasal 285 KUHP tentang dugaan tindak pidana pemerkosaan.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Tes

Read Next

Banyuwangi Gelar Hari Belanja ke Pasar Rakyat dan UMKM Sesion 3

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *