Kambing Warga Mati Misterius, BKSDA dan TN Alas Purwo Pasang Kamera Trap

visfm.com, Banyuwangi – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi bersama Balai Taman Nasional Alas Purwo memasang beberapa kamera diseputar kandang kambing milik warga, guna mengetahui jenis hewan yang telah memangsa kambing-kambing warga yang ditemukan mati secara misterius.

Tercatat, ada 4 unit kamera trap yang dipasang petugas di 4 titik, seperti di bawah kandang, jalan masuk kandang serta di beberapa titik lainnya.

Sebelumnya, sebanyak 5 ekor kambing milik warga di Dusun Kaliwatu Desa Kedungasri Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi di temukan mati mendadak di dalam kandangnya.

Sekujur tubuhnya penuh luka dan sayatan layaknya diterkam binatang buas. Ada juga, bagian dan organ tubuh kambing yang hilang. Penyebab kematian kambing-kambing itu memang belum diketahui, masih misterius. Namun, ada tanda-tanda lain bekas kuku binatang buas di beberapa titik kandang yang berukuran cukup besar.

Kepala Seksi BKSDA Banyuwangi Purwanto mengatakan, seluruh kambing tersebut adalah milik Yusuf.

“Lokasi kandangnya berada di belakang rumah yang berbatasan langsung dengan hutan mangrove, yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo,” ujar Purwanto.

Tercatat ada 50 jenis dari kelompok mamalia yang menghuni Taman Nasional Alas Purwo. Beberapa diantaranya yaitu monyet ekor panjang, lutung budeng, linsang, garangan, serta jelarang. Spesies mamalia lainnya yaitu banteng, macan tutul, rusa, rase, kucing hutan, kijang, babi hutan dan juga luwak. Juga sedikitnya ada 584 jenis flora yang tumbuh di Taman Nasional Alas Purwo.

Purwanto menjelaskan, warga setempat menduga yang menyerang kambing-kambing tersebut adalah harimau yang keluar dari dalam hutan untuk mencari mangsa di lingkungan warga.

“Untuk itulah, kami pasang kamera trap di sekitar kandang guna pastikan hewan yang memangsa kambing-kambing warga,” jelas Purwanto.

“Kami masih belum dapatkan hasil tangkapan kamera dari binatang yang diduga memangsa kambing-kambing warga itu,” tuturnya.

Dan Purwanto menghimbau kepada masyarakat setempat, jika terbukti yang memangsa kambing warga adalah harimau atau hewan lain yang dilindungi oleh negara, agar tidak main hakim sendiri untuk membunuhnya.

“Saya berharap mereka kooperatif melaporkan ke BKSDA ataupun ke Balai Taman Nasional Alas Purwo,” imbuhnya.

Sementara, Yusuf, si pemilik kambing mengaku peristiwa serupa telah 5 kali terjadi diwilayah setempat.

 Seluruh kambing warga ditemukan mati mendadak dengan kondisi mengenaskan. Kambing-kambing itu di lumpuhkan atau dimatikan terlebih dahulu sebelum dimakan. Namun tidak semua, hanya terlihat beberapa organ yang hilang.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Ipuk Tumpengan Bersama Petani

Read Next

Dengar Mau Datang ke Kampungnya, Pelukis Difabel Beri Kejutan ke Bupati Ipuk Fiestiandani

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *