Rawan Terjadi Sebaran Covid, Forkopimda Sidak Pusat Perbelanjaan

visfm.com, Banyuwangi – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi menggelar inspeksi mendadak di sejumlah pusat perbelanjaan, menyusul aktivitas pengunjung mengalami peningkatan menjelang lebaran.

Forkopimda yang juga pimpinan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Banyuwangi mendatangi Roxy, Vionata dan Ramayana.

Tampak Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Sugirah, Kapolresta Kombespol Arman Asmara Syarifuddin, Dandim Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Letkol (P) Eros Wasis, Kepala Kejaksaan Negeri M. Rawi, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Nova Flory Bunda, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono, serta anggota DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila.

Melalui pengeras suara, Bupati Ipuk menyampaikan bahwa pihaknya tidak melarang berbelanja.

“Kami minta semuanya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan sebelum serta setelah aktivitas belanja, diharapkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun atau minimal dengan hand sanitizer,” papar Bupati Ipuk.

Sidak pertama dilakukan di Roxy. Bupati Ipuk bersama jajaran Forkopimda mengecek terpenuhi atau tidaknya perlengkapan atau sarana penunjang penerapan protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh (thermo gun), hand sanitizer, dan lain sebagainya. Forkopimda juga berkeliling mengingatkan seluruh pengunjung dan karyawan agar memakai masker dan menjaga jarak. 

“Pandemi Covid-19 belum usai. Dengan demikian, penerapan prokes harus terus dipatuhi agar terhindar dari penyakit yang disebabkan virus corona ini,” ujarnya.

Diakui Bupati Ipuk, semua tidak tahu siapa yang menularkan. Karena itu, semua diminta untuk saling menjaga, saling mengingatkan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Setelah dari Roxy, Bupati Ipuk dan rombongan bergeser ke Vionata dan Ramayana. Hal serupa mereka lakukan di dua pusat perbelanjaan yang ramai dikungjungi warga tersebut.

“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat didalam menerapkan prokes cukup baik,” jelas Bupati Ipuk.

Hanya ada beberapa orang yang tidak menggunakan masker dengan benar. Mereka pun langsung di ingatkan untuk memakai masker dengan benar.

Bupati Ipuk juga meminta kepada pengelola untuk melakukan pembatasan pengunjung, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

“Jika ada pusat perbelanjaan yang melanggar penerapan protokol kesehatan, kami siap memberikan sanksi tegas kepada pihak pengelola pusat perbelanjaan itu,” imbuhnya.

Kapolresta Arman menambahkan, pihaknya melakukan pengawalan statis dan pengawasan dinamis di pusat-pusat perbelanjaan maupun tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan warga.

“Pengawasan statis dilakukan dengan menempatkan personel kepolisian di pusat-pusat perbelanjaan,” tutur Kombes Arman.

“Kami juga melaksanakan pengawasan secara mobile dengan mengambil sampel beberapa pusat perbelanjaan. Harapannya, masyarakat tetap taat prokes dalam setiap kegiatan,” paparnya.

Dandim Eko menambahkan, mendekati Idul Fitri, aktivitas masyarakat semakin banyak.

“Satgas tak menginginkan adanya kerumunan seperti yang di Tanah Abang, Jakarta terjadi di Banyuwangi. Kami juga tak ingin tsunami Covid-19 seperti di India terjadi di Banyuwangi. Sehingga satgas akan betul-betul memperketat prokes. Termasuk di tempat perbelanjaan,” kata Dandim tegas.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Kembali Ditangkap Polisi, Emak di Banyuwangi Produksi Upal Ditempel dengan Uang Asli

Read Next

Banyuwangi Berikan Tali Asih ke Pelaku Sektor Pariwisata Daerah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *