Warungnya Roboh Akibat Getaran Gempa, Warga Banyuwangi Dapat Bantuan Dari Bupati Ipuk

visfm.com, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan bantuan sejumlah alat usaha dari program Warung Naik Kelas atau Wenak kepada salah seorang warga, yang warung kopi miliknya rusak akibat dampak getaran gempa bumi yang berpusat di wilayah Malang pada Sabtu (10/4/2021) lalu.

Warga yang beruntung tersebut adalah Ismail. Dimana, warung kopi miliknya yang berada di kawasan Jalan Raya Benculuk Kecamatan Gambiran Banyuwangi yang telah di rintis selama satu tahun tersebut hancur, terkena runtuhan tembok dari bangunan di sebelahnya yang sedang direnovasi.

Kabar hancurnya warung milik Ismail tersebut sampai ke Bupati Ipuk melalui media sosial. Ismail lalu mendapat bantuan dari program Warung Naik Kelas (Wenak).

Program “Wenak“ merupakan perbaikan warung kecil dan memberikan bantuan alat-alat usaha sesuai kebutuhan pemilik warung. Seperti etalase, dispenser, blender, kompor, meja-kursi, peralatan makan, dan lainnya. 

Ismail juga mendapat gerobak baru, hasil kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan. Selain itu, Ismail mendapat modal berupa kopi, susu kaleng, teh, dan lainnya.

Sementara itu, Bupati Ipuk memotivasi Ismail agar terus giat bekerja.

“Dengan bantuan gerobak dan berbagai peralatan ini, saya yakin pak Ismail bisa bangkit dan kembali bekerja dengan baik,” ungkap Bupati Ipuk.

“Diharapkan, dengan diberikannya bantuan itu warung kopi pak Ismail semakin laris,” tuturnya.

Bupati Ipuk menambahkan, program Warung Naik Kelas ditargetkan bisa menjangkau 300 pemilik warung skala mikro dalam dua bulan ke depan.

“Kami akan terus meningkatkan setelahnya, dalam setahun ke depan bisa mendekati 1.000 warung. Sehingga ini bisa menjadi instrumen pemulihan ekonomi,” ujar Bupati Ipuk.

Sementara itu, Ismail menjelaskan, warung miliknya berdampingan dengan toko yang sedang direnovasi. Bangunan toko tersebut dalam proses dibongkar, namun belum selesai. Tiba-tiba ada gempa yang membuat tembok toko itu runtuh, lalu menimpa warung milik Ismail. 

“Saat itu saya sedang menata dagangan. Tiba-tiba saya merasakan getaran karena gempa, lalu berlari menjauh. Tak lama kemudian tembok toko itu roboh menimpa warung saya,” cerita Ismail pada Bupati Ipuk.

“Tak hanya warung yang hancur. Peralatan masak dan lainnya juga ikut hancur. Kondisi inilah yang membuat saya tak bisa bekerja,” paparnya.

Saat dikunjungi Bupati Ipuk, Rabu (14/4/2021), Ismail mengucapkan terima kasih atas bantuan yang di terimanya. Sebelumnya dia mengaku sempat bingung mau kerja apa.

Ismail menceritakan sebelum membuka warung kopi di Banyuwangi, dia sempat membuka usaha yang sama di Bali. Namun, setahun yang lalu, pandemi Covid-19 membuat Bali sangat sepi.

“Saya memutuskan untuk pulang ke Banyuwangi dan akhirnya membuka warung dengan sisa modal yang ada Modal sudah habis karena pandemi, lalu ditambah warung saya hancur,” kata Ismail.

“Alhamdulillah, saya dapat bantuan dari ibu Bupati sehingga bisa bekerja lagi,” pungkasnya penuh syukur.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Musnahkan Miras dan Knalpot Brong, Ini Penjelasan Kapolresta Banyuwangi

Read Next

Per 1 Mei 2021, Bandara Banyuwangi Terapkan GeNose. Ini Persyaratannya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *