Radio VIS FM Banyuwangi
Cerita Pelipat Kertas Suara Pilkada Banyuwangi Yang Dapat Upah 95 Rupiah per Lembar
visfm.com, Banyuwangi – Para pekerja pelipat kertas suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Banyuwangi bisa mendapatkan 2 ribuan lembar sehari, dengan upah per lembar... Cerita Pelipat Kertas Suara Pilkada Banyuwangi Yang Dapat Upah 95 Rupiah per Lembar

visfm.com, Banyuwangi – Para pekerja pelipat kertas suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Banyuwangi bisa mendapatkan 2 ribuan lembar sehari, dengan upah per lembar sebesar 95 rupiah.

Kegiatan pelipatan kertas suara Pilkada ini dilaksanakan di gudang penyimpanan KPU Banyuwangi, yang ada di Desa Pakis Kalirejo Kecamatan Kabat selama 3 hari, mulai Rabu-Jum’at (25-27/11/2020).

Seperti yang disampaikan oleh Armansyah, warga Kelurahan Tamanbaru Kecamatan Banyuwangi.

Dia mengaku, dirinya bersama dengan para pekerja yang lain, bisa mendapatkan 1 dos kertas suara yang dilipat dalam sehari.

“1 dos berisi 2 ribu lembar. Sedangkan untuk ongkos melipat per lembarnya sebesar 95 rupiah,” ungkap Armansyah.

Armansyah menjelaskan, untuk bisa mendapatkan 2 ribu lembar setiap hari, maka harus bekerja cepat. Karena jika lamban, dipastikan tidak sampai mendapatkan 2 ribu lembar per hari.

“Selama melipat, saya beberapa kali menemukan kertas suara yang rusak. Untuk keterangan kriteria kertas suara yang rusak, itu sudah dipasang di dinding gudang sebagai acuan,” kata Armansyag sambil menunjuk selembar kertas pengumuman yang terpasang di dinding gudang.

Disampaikan Armansyah, dirinya menemukan kertas suara yang lungset, sobek juga ada yang terkena bercak tinta.

Armansyah menceritakan, selama melakukan pelipatan kertas suara dinilainya tidak mengalami kendala apapun karena prosesnya hanya dua kali lipatan per lembar.

“Otu pun tergantung kecepatan dari masing masing pekerja, jika ingin mendapatkan hasil banyak,” tuturnya.

Armansyah menambahkan, jumlah pekerja yang melipat kertas suara itu sebanyak 100 orang. Hal ini merupakan upaya dari KPU Banyuwangi untuk membatasi jumlah orang yang melipat kertas suara, guna mengantisipasi adanya kluster baru sebaran covid-19.

Bahkan selama melakukan aktifitas pelipatan, mereka juga diwajibkan memakai masker.

Sementara itu, dari data KPU Banyuwangi, total jumlah kertas suara Pilkada Banyuwangi yang tersimpan di gudang tersebut sebanyak 1.339.359 lembar. Jumlah ini berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Banyuwangi sebesar 1.304.909 jiwa ditambah 2,5 persennya. Selain itu, juga disiapkan 2.000 lembar untuk mengantisipasi adanya pemilihan suara ulang.

Sementara, selain kertas suara, logistic Pilkada yang sudah tersimpan di gudang logistic KPU tersebut adalah kotak suara serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas dan pemilih.

Diantaranya, sarung tangan plastic, handsanitizer, sabun cuci tangan, ember kran, semprot disinfektan dan tinta tetes.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *