Radio VIS FM Banyuwangi
Mendengar Yang Diinginkan Anak Muda, Ipuk Fiestiandani Serap Aspirasi Milenial
visfm.com, Banyuwangi – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menggali aspirasi dari para milenial di Banyuwangi dalam acara Millennials Speak Up (Milenial Bersuara),... Mendengar Yang Diinginkan Anak Muda, Ipuk Fiestiandani Serap Aspirasi Milenial

visfm.com, Banyuwangi – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, menggali aspirasi dari para milenial di Banyuwangi dalam acara Millennials Speak Up (Milenial Bersuara), Sabtu (24/10) sore, yang diikuti sekitar 50 anak muda dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, pelaku UMKM, pelaku wisata, pegiat pendidikan, dan sebagainya.

Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, membahas berbagai tantangan dan potensi Banyuwangi.

Mereka juga menuliskan mimpi-mimpi untuk Banyuwangi. Mulai dari pariwisata, kesehatan, pendidikan, UMKM, dan lainnya dibedah oleh para milenial. Aspirasi itu kemudian dipresentasikan ke Ipuk.

Dede Abdul Ghany, Pengusaha muda yang ikut menginisiasi acara tersebut mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar anak-anak muda Banyuwangi semakin terdorong untuk peduli dengan kemajuan Banyuwangi.

“Kami juga ingin mengetahui, apa yang sebenarnya mereka inginkan untuk Banyuwangi,” ungkap Dede.

Dia mengaku, dengan “Milenial Bersuara” ini, diharapkan anak-anak milenial Banyuwangi memiliki forum untuk menyusun gagasan demi kesinambungan pembangunan Banyuwangi.

Banyak masukan dari anak-anak muda yang disampaikan kepada Ipuk. Selama hampir 2 jam, Ipuk mendengarkan dan mencatat semua masukan dari kaum muda.

Seperti Dinda, dari Universitas Airlangga Banyuwangi, yang meminta Ipuk untuk meningkatkan pengembangan SDM di tempat-tempat pariwisata.

“Ini agar bisa mengelola pariwisata dengan lebih baik lagi,” tutur Dinda.

Ada pula aspirasi dari Zainal yang berharap ke depan alokasi beasiswa Banyuwangi Cerdas ditambah agar semakin banyak anak muda terfasilitasi. Selain itu, dia mengusulkan agar pemerintah daerah memberikan bantuan alat usaha agar warga kurang mampu bisa berwirausaha.

“Kami senang diberi wadah untuk menyampaikan aspirasi,” tutur Zainal.

Dan semua aspirasinya didengarkan Ipuk. Apa yang disampaikan anak-anak muda tersebut dituliskan dan diserahkan kepada Ipuk.

Ipuk mengatakan, banyak usulan, saran, dan masukan dari anak-anak milenial dari acara ini. Hal itu menunjukkan anak-anak muda Banyuwangi peduli dengan daerahnya.

“Selama 10 tahun Banyuwangi telah berkembang pesat. Ini tidak terlepas dari peran mahasiswa dan anak muda Banyuwangi,” ujar Ipuk.

“Inilah model yang akan dijalankan ke depan. Yaitu mendengar apa yang diinginkan anak muda, bukan apa yang harus didengar anak muda,” paparnya.

Konsep itulah yang disebut Ipuk sebagai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) anak muda, di mana ke depan akan digelar rutin untuk bahan penyusun kebijakan.

“Ke depan, konsep Milenial Bersuara ini menjadi bagian dari perencanaan dan penyusunan kebijakan pembangunan. Istilahnya Musrenbang anak muda. Sehingga aspirasi anak muda semakin terakomodasi dalam pembangunan daerah,” ujar Ipuk.

Sementara itu, anggota DPR RI Mufti Anam mengaku senang semakin banyak anak muda Banyuwangi yang aktif dan mampu memberi solusi pada tantangan yang ada, termasuk di masa pandemi Covid-19.

“Saya yakin, ke depan anak-anak muda akan menjadi pilar pembangunan. Kami melihat komitmen pasangan Ipuk dan Sugirah sangat besar dalam mendorong dan memberdayakan anak muda,” pungkas Mufti yang juga ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur tersebut.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *