Radio VIS FM Banyuwangi
Meski Pandemi, Stok Beras di Banyuwangi Aman Sampai 19 Bulan ke Depan
visfm.com, Banyuwangi – Di masa pandemi ini, stok beras di Banyuwangi masih aman hingga 19 bulan mendatang untuk kebutuhan masyarakat setempat. Pemimpin Kantor Cabang... Meski Pandemi, Stok Beras di Banyuwangi Aman Sampai 19 Bulan ke Depan

visfm.com, Banyuwangi – Di masa pandemi ini, stok beras di Banyuwangi masih aman hingga 19 bulan mendatang untuk kebutuhan masyarakat setempat.

Pemimpin Kantor Cabang Perum Bulog Banyuwangi, Jusri Pakke mengatakan, stok beras bulog Banyuwangi saat ini mencapai 19 ribu ton yang tersimpan di 5 gudang di beberapa kecamatan.

“Jumlah itu bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Banyuwangi hingga 19 bulan kedepan,” ungkap Jusri.

“Karena untuk kebutuhan beras masyarakat Banyuwangi disetiap bulannya sekitar 1000 an ton,” imbuhnya.

Dan jika ada permintaan pasokan ke daerah lain, Jusri mengaku pihaknya siap untuk mengirimnya. Bahkan pengadaan di tahun 2020 ini, ada tambahan 8000 ton.

Jusri menjelaskan, selain menjaga ketersediaan beras, hingga Oktober 2020 ini Bulog bersama Pemkab Banyuwangi juga telah menyalurkan bantuan social beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 hingga 3 dari Kementrian Sosial, dengan total beras sebanyak 2002 ton kepada 66.786 KPM yang tersebar di 25 Kecamatan se Kabupaten Banyuwangi. Masing masing KPM menerima 15 kilogram beras jenis medium di setiap penyaluran.

“Untuk penentuan jenis beras baik premium maupun medium sudah disebutkan dalam surat edaran dari Kementrian Sosial,” ujar Jusri.

“Untuk program PKM PKH ini adalah beras jenis medium, berbeda dengan beras yang disalurkan di program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yakni jenis premium,” tuturnya.

Sementara itu, data Dinas Pertanian Banyuwangi menyebutkan, sepanjang tahun ini hingga Oktober 2020, Banyuwangi panen 442.111 ton padi atau setara 282.833,71 ton beras dengan luasan panen 67.781 hektar.

Dinas Pertanian juga mengaku akan mengawal dengan penerapan protokol kesehatan, sehingga kegiatan pertanian berjalan baik, dan di sisi lain semua bersama-sama berupaya agar warga tetap aman dari Covid-19.

Pemerintah daerah akan terus menjaga produksi padi di Banyuwangi, dalam setahun sekitar 830.000 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan warga di tingkat lokal. Dan tentu surplusnya dijual ke luar daerah.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *