Radio VIS FM Banyuwangi
Banyak Warga Ngaku Gak Dapat Bansos, Bupati Anas Minta Kades Buka Layanan Komplain
visfm.com, Banyuwangi – Bupati Abdullah Azwar Anas meminta seluruh kepala desa dan kelurahan di Banyuwangi untuk membuka layanan complain bagi orang yang tidak masuk... Banyak Warga Ngaku Gak Dapat Bansos, Bupati Anas Minta Kades Buka Layanan Komplain

visfm.com, Banyuwangi – Bupati Abdullah Azwar Anas meminta seluruh kepala desa dan kelurahan di Banyuwangi untuk membuka layanan complain bagi orang yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan social, yang kondisi perekonomiannya dinilai terdampak wabah covid-19.

“Ini sangat penting karena diharapkan berbagai jenis bantuan social baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten bisa dibagi rata ke seluruh masyarakat,” kata Bupati Anas.

“Untuk itulah, warga yang merasa masuk dalam skema bantuan diharapkan bisa langsung mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat untuk melapor. Tapi jika tidak sempat, maka bisa menghubungi call center 112 agar segera ditindak lanjuti,” papaprnya.

Bupati Anas menjelaskan, bantuan yang dikucurkan untuk warga Banyuwangi, di antaranya Bantuan Pangan Non Tunai dengan total bantuan Rp 228,8 miliar menyasar 139.309 KK, Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 59.563 KK senilai Rp 102,5 miliar.

Ada pula BLT Desa dianggarkan Rp 66,7 miliar kepada 36.979 warga. Ada juga Bansos Tunai Kemensos sebesar Rp58,2 miliar untuk 32.344 KK.

“Data terakhir, surat dari Kementrian Sosial, Bansos Tunai untuk Banyuwangi ditingkatkan menjadi 45.000 penerima. Artinya, jumlah bansos keseluruhan bisa lebih dari Rp496 miliar,” ujar Bupati Anas.

“Selain dari pemerintah pusat, Banyuwangi mendapat bantuan dari Pemprov Jawa Timur sekitar Rp24 miliar yang diperkirakan menyasar 35 ribu warga terdampak,” tuturnya.

Untuk itulah kata Bupati Anas, bagi warga yang merasa berhak menerima berbagai bantuan social tersebut namun tidak masuk data, bisa langsung datang ke Kantor Desa atau Camat setempat.

“Jika laporannya belum tertampung bisa langsung menghubungi call center 112. Selama NIK nya sudah di sebutkan, maka akan muncul di Smart Kampung mengenai jenis bantuan yang berhak di terimanya,” tutur Bupati Anas.

“Saya minta kepada masyarakat agar tidak membuat konten konten video yang mengatakan dirinya tidak mendapatkan bantuan social,” imbuhnya.

Sehingga di harapkan dengan kerja keras semua pihak, masyarakat bisa mendapatkan bantuan ini secara merata karena stok sembako cukup banyak.

Selain dari pusat dan pemprov, adapun bantuan social dari APBD Banyuwangi dikucurkan berbagai skema, mulai paket sembako untuk 21.700 KK, paket nutrisi untuk 5.400 ibu hamil-menyusui, bantuan 4.000 penyandang disabilitas dan pekerja seni serta pariwisata, hingga insentif bagi 5.000 santri serta penambahan beasiswa mahasiswa.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

  • Avatar

    NAILIL FAUZIYAH

    10 Mei 2020 #1 Author

    saya tidak dapat bantuan itu.padahal usaha saya lagi berdampak tolong tindak lanjut nya

    Balas

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *