Reward Untuk Banyuwangi, PLN Aliri Listrik di Wisata Triangle Diamond

visfm.com, Banyuwangi – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan, pasokan listrik di 3 tempat wisata Banyuwangi yang masuk dalam Triangle Diamond (Segita Berlian) stabil.

Sehingga, pesona alam luar biasa Triangel Diamond yakni Gunung Ijen, Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Merubetiri semakin nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

Setelah kawasan Gunung Ijen, pasokan listrik yang lebih stabil kini masuk ke Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), dan kawasan Sukamade di Taman Nasional Merubetiri.

Saat meresmikan jalur listrik di TN Alas Purwo tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa listrik menjadi penunjang penting dalam mengembangkan destinasi wisata.

“Tanpa aliran listrik, destinasi wisata akan sulit berkembang,” ungkap Bupati Anas.

Taman Nasional Alas Purwo telah ditetapkan sebagai situs taman bumi (Geopark) nasional dan cagar biosfer dunia oleh UNESCO.

TNAP merupakan hutan tertua di Pulau Jawa yang menyimpan banyak keindahan. Hutan ini memiliki luas 44.037 hektar dan memiliki banyak keanekaragaman hayati dan budaya. Di antaranya, 700 flora, 50 jenis mamalia, 320 burung, 15 jenis amfibi, dan 48 jenis reptil. TNAP juga diberkahi deretan pantai eksotis karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia.

Di sana terdapat Pantai Plengkung, salah satu pantai dengan ombak terbaik di dunia. Pantai Plengkung akan menjadi tuan rumah kejuaraan seri ke-3 World Surf League (WSL) Championship Tour 2020 yang merupakan ajang selancar paling bergengsi di dunia, pada Juni 2020.

“Dengan segala pesonanya, Taman Nasional Alas Purwo kini menjadi salah satu destinasi favorit di Banyuwangi,” tutur Bupati Anas.

“Kunjungan wisatawan tercatat terus meningkat, apalagi sejak pemerintah pusat mengucurkan dana Rp50 miliar untuk perbaikan infrastruktur di kawasan ini,” ujarnya.

Sebagai infrastruktur dasar, imbuh Bupati Anas, listrik tidak sekadar untuk penunjang destinasi wisata.

”Juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar,” kata Bupati Anas. 

General Manager PLN Unit Distribusi Jawa Timur II Bob Saril mengatakan, untuk di Sukamade, PLN mengaliri 300 rumah tangga. Selama ini, daerah tersebut belum teraliri listrik karena berjarak 12 KM dari pusat gardu listrik yang terjangkau.

“Total PLN berinvestasi Rp5,2 miliar untuk membuka jaringan listrik ini,” ungkap Bob Saril.

Diakui Bob Saril, ini juga bagian dari reward untuk Banyuwangi yang pertumbuhan pembukaan listrik baru tertinggi di Jawa Timur. Year on year per Januari lalu, pertumbuhan listrik di Banyuwangi meningkat hingga 12 persen.

“Ini menunjukkan ada geliat ekonomi yang luar biasa di Banyuwangi,” ujar Bob Saril.

Pembukaan aliran listrik tersebut disambut antusias oleh pengelola dan warga setempat.

Kepala Balai TN Alas Purwo Nuryadi mengatakan, selama ini kebutuhan listrik di Alas Purwo dipenuhi dengan menggunakan genset dan beberapa panel listrik tenaga surya untuk operasional kantor, menara pengawas, dan pemantauan satwa.

“Setiap tahunnya, tidak kurang menelan biaya Rp 150 juta untuk pembelian solar yang digunakan menyalakan genset,” ujar Nuryadi.

“Dengan adanya aliran listrik ini, kami memprediksi bisa menghemat 60 sampai 80 persen biaya operasional,” pungkasnya.

ILEX VIS

ILEX VIS

Read Previous

Sebaran Virus Corona Dunia, Wisatawan Tiongkok ke Bali Turun Drastis

Read Next

Jaga Kesehatan Balita, Ketua TP PKK Banyuwangi Ajak Ortu Berikan Kapsul Vitamin A

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *