Radio VIS FM Banyuwangi
visfm.com, Banyuwangi – Seorang perempuan dalam kondisi hamil 5 bulan di Banyuwangi nekat menggelapkan 7 unit motor sewaan, karena mengaku sangat membutuhkan uang untuk...

visfm.com, Banyuwangi – Seorang perempuan dalam kondisi hamil 5 bulan di Banyuwangi nekat menggelapkan 7 unit motor sewaan, karena mengaku sangat membutuhkan uang untuk biaya hidup.

LA (30), wanita asal Kecamatan Rogojampi Banyuwangi kini harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Banyuwangi untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku mengaku sebagai juragan beras, agen besar dengan pelanggan yang banyak. Aksi tipu muslihat itu dilakukan Desember 2020. Dan korbannya adalah Untung Rahmad, pemilik persewaan motor di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Agar korban tidak curiga, saat menjalankan aksinya, pelaku mengajak tetangganya, MJT (33).

Wanita ini bertugas meyakinkan korban bahwa pelaku memiliki pelanggan beras yang banyak. Sehingga, membutuhkan armada untuk distribusi. Bujuk rayu pelaku itupun meluluhkan hati korban dan tujuh unit motor jenis Honda Beat diserahkan kepada pelaku. Per hari, ongkos sewa sebesar Rp 100.000.

Awalnya, pelaku menyetori tanggungan dengan normal. Namun, belakangan mulai macet. Karena merasa curiga, korban memilih melapor ke pihak kepolisian.

Dalam rilis di Mapolresta, Jum’at (26/2/2021), Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin didampingi Kasat Reskrim AKP Rustijat Priambodo mengatakan, berbekal laporan korban tersebut kepolisian melakukan penyelidikan. Hingga berhasil mengamankan seluruh barang bukti.

“Barang bukti motor digadaikan dengan harga beragam. Mulai Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta. Motor sewaan itu ada yang digadaikan hingga ke luar pulau,” papar Kombes Arman.

“Dari kejadian ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 105 juta. Motor yang digelapkan pelaku rata-rata masih baru,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku harus merasakan dinginya sel tahanan Mapolresta Banyuwangi. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 372 dan 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Sementara, kepada petugas, pelaku berdalih tidak memiliki biaya hidup.

“Saya butuh uang untuk beli kebutuhan, sehingga saya gadaikan motor sewaan itu,” ungkap pelaku.

“Hasil menggelapkan motor saya gunakan untuk membayar sewa dan menutupi biaya hidup,” pungkasnya.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *