Radio VIS FM Banyuwangi
Diduga Berbohong, Polisi Akan Selidiki Pria di Banyuwangi Yang Ngaku Tersesat Dihutan
visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian siap memproses hukum terhadap dugaan kebohongan yang dilakukan oleh pria asal Kecamatan Kalipuro Banyuwangi yang mengaku tersesat di tengah hutan... Diduga Berbohong, Polisi Akan Selidiki Pria di Banyuwangi Yang Ngaku Tersesat Dihutan

visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian siap memproses hukum terhadap dugaan kebohongan yang dilakukan oleh pria asal Kecamatan Kalipuro Banyuwangi yang mengaku tersesat di tengah hutan karena diajak oleh 2 sosok misterius, asalkan ada pihak yang melapor dan merasa dirugikan.

Seperti diketahui, NM (39) warga Lingkungan Sumbernanas Kelurahan Kalipuro Kecamatan Kalipuro sebelumnya dikabarkan hilang di dalam hutan, di kawasan petak 68 A RPH Gombeng, KPH Banyuwangi Utara sejak 4 hari.

Dia berpamitan kepada istrinya mencari bibit tanaman porang pada Sabtu (20/2/2021) pagi lalu, di kawasan hutan perhutani yang berjarak sekitar 1 kilometer dari perkampungan.

Sejak saat itulah, korban tidak pulang ke rumahnya sehingga Tim SAR gabungan dari kepolisian, TNI, Basarnas, aparatur desa dan kecamatan setempat dibantu warga melakukan pencarian terhadap NM.

Namun hingga hari ke empat, upaya pencarian tidak membuahkan hasil karena terkendala medan yang sulit dan banyaknya tebing di area hutan. Hingga akhirnya, pada Rabu dini hari (24/2/2021) sekira pukul 00.30 WIB korban di temukan ditengah hutan, setelah sebelumnya keluarga korban mendengar suara teriakan meminta tolong.

Namun rupanya, informasi hilangnya NM ini tersebar luas di masyarakat. Dan pihak kepolisian pun mendapat kabar jika sebenarnya NM tidak tersesat didalam hutan, namun diduga dia pulang ke rumah orang tuanya di kawasan Lingkungan Concrong Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri.

Mendapati kasus ini, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin angkat bicara.

“Jika ada suatu pernyataan yang menyatakan sesuatu hal yang diduga tidak mempunyai fakta atau kebenaran sehingga membuat situasional gaduh, maka kepolisian akan melakukan proses penyelidikan terhadap yang bersangkutan. Termasuk memintai keterangan saksi mata yang melihat dan mendengarkan,” papar Kombes Arman.

“Apabila terbukti bahwa pernyataannya tak dapat di pertanggung jawabkan, kepolisian pun akan melakukan klarifikasi dengan memanggil yang bersangkutan. Karena ini hoax, telah membohongi publik,” tuturnya.

Kapolresta mengaku, kasus ini akan diambil alih polresta, apabila ada masyarakat yang melapor dugaan kebohongan. Pasalnya, secara situsional, jika memang beritanya membuat suatu kegaduhan terhadap banyak orang dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Yang selanjutnya, kepolisian akan menindak lanjutinya.

“Saya berharap ada yang melapor kasus ini ke pihak kepolisian supaya masyarakat tak termakan dengan informasi yang disampaikan NM, yang diduga bohong,” jelas Kombes Arman.

Sementara, dari pengakuan korban kepada Tim SAR, saat itu dirinya bertemu dengan dua sosok manusia perempuan dan laki laki yang mengajaknya ke sebuah tempat didalam hutan. Dan kedua sosok misterius tersebut diakuinya berpakaian normal seperti manusia modern pada umumnya dengan berbicara aksen bahasa Madura.

Selanjutnya, dengan berjalan kaki, NM mengaku dibawa menuju ke sebuah danau ditengah hutan. Danau tersebut, mengeluarkan aroma wangi dengan banyak ditumbuhi bunga-bunga.

Korban pun sempat mengeluhkan lapar dan meminta makan kepada dua sosok misterius itu. Setelah makan, NM melanjutkan obrolan hingga akhirnya minta petunjuk arah jalan pulang.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *