Radio VIS FM Banyuwangi
94 Persen Nakes di Banyuwangi Masuk Daftar Penerima Vaksin Pertama
visfm.com, Banyuwangi – Dari hasil verifikasi Dinas Kesehatan Banyuwangi, tercatat 6.006 orang atau sekitar 94 persen dari total tenaga kesehatan (nakes) yang ada, akan... 94 Persen Nakes di Banyuwangi Masuk Daftar Penerima Vaksin Pertama

visfm.com, Banyuwangi – Dari hasil verifikasi Dinas Kesehatan Banyuwangi, tercatat 6.006 orang atau sekitar 94 persen dari total tenaga kesehatan (nakes) yang ada, akan mendapatkan vaksin covid pertama kali.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono mengatakan, seiring dengan program vaksinasi dari pemerintah, pihaknya mulai menyusun program-program yang berelasi dengan peningkatan imunitas tubuh.

“Ini jadi PR bagi kami sebagai upaya preventif kesehatan,” ungkap Rio, panggilan akrab Widji Lestariono tersebut.

“Saat ini kami telah melakukan sejumlah langkah untuk kelancaran proses vaksinasi covid-19,” imbuhnya.

Sejumlah persiapan yang dilakukan adalah melakukan verifikasi data penerima vaksin. Verifikasi dilakukan pada sasaran vaksin tahap pertama yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).

Rio mengaku, sesuai petunjuk pemerintah pusat, nakes akan menjadi yang pertama mendapatkan vaksin.

“Dari data kami, total nakes se-Banyuwangi ada 6.349 orang. Hingga saat ini, yang sudah terverifikasi angkanya mencapai sekitar 94 persen atau sebanyak 6.006 orang dari jumlah total nakes,” jelas Rio.

Sasaran penerima vaksin terdiri atas semua nakes dan karyawan yang bekerja di fasilitas kesehatan (faskes) baik puskesmas, rumah sakit daerah dan swasta, klinik swasta hingga mereka yang bekerja di apotek.

Bersamaan dengan itu, menurut Rio, pihaknya juga terus menyiapkan sarana prasarana guna mendukung proses vaksinasi. Di antaranya menyiapkan faskes vaksinasi, tenaga Kesehatan atau vaksinator hingga perlengkapan penunjangnya.

“Untuk layanan vaksinasi, Banyuwangi menyiapkan 45 puskesmas se kabupaten, enam rumah sakit rujukan Covid, dan tambahan rumah sakit swasta lainnya,” papar Rio.

“Yang terus dipersiapkan oleh faskes di antaranya ruangan yang memadai, APD dan bahan medis habis pakai seperti spet, kapas dan alcohol,” imbuhnya.

Sementara itu, sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melakukan pengecekan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, salah satunya memastikan kesiapan tempat dropping vaksin untuk Banyuwangi di Kantor Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Saat ini, Pemkab Banyuwangi melakukan sejumlah persiapan program vaksinasi Covid 19 seiring pendistribusian vaksin yang mulai dilakukan oleh pemerintah pusat. Mulai dari melakukan verifikasi data calon penerima vaksin hingga menyiapkan sarana prasarana pendukung program vaksinasi.

Bupati Anas juga telah menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengetahui sejauh mana progress persiapan pelaksanaan vaksinasi di Banyuwangi.

“Bagaimana pendataan sasarannya, hingga peralatan pendukung untuk vaksinasi nanti. Kamar vaccine room, cold chain, maupun anggaran pendukung dipastikan harus sudah siap,” ujar Bupati Anas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anas meminta agar ke depan Dinas Kesehatan mulai menggagas upaya preventif meningkatkan imunitas tubuh menjadi sebuah program daerah yang bisa diimplementasikan ke seluruh warga.

“Karena dunia saat ini mengalami kejadian luar biasa dengan adanya pandemi. Upaya-upaya preventif yang solutif dengan penguatan imunitas warga,” kata Bupati Anas.

“Meskipun sudah ada vaksinasi, pemkab tetap harus memperkuat imunitas warga. Target ke depan adalah bagaimana meningkatkan imunitas warga dan Dinas Kesehatan yang menjadi lokomotifnya,” pungkas Bupati Anas.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *