Radio VIS FM Banyuwangi
Terkonfirmasi Covid Saat Hari Pencoblosan, Warga Bisa Minta Surat A5
visfm.com, Banyuwangi – Bagi warga yang sudah mendapatkan surat C6 atau Surat Undangan Memilih pada Pilkada 2020 bisa meminta surat pindah mencoblos atau surat... Terkonfirmasi Covid Saat Hari Pencoblosan, Warga Bisa Minta Surat A5

visfm.com, Banyuwangi – Bagi warga yang sudah mendapatkan surat C6 atau Surat Undangan Memilih pada Pilkada 2020 bisa meminta surat pindah mencoblos atau surat A5, jika yang bersangkutan menjalani isolasi di rumah sakit karena terkonfirmasi Covid-19 saat hari H pelaksanaan Pilkada.

Berdasarkan surat dari KPU RI bahwa, maksimal 1 hari sebelum penyelenggaraan pemilihan, seluruh petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) diharuskan melakukan pendataan para pemilih yang mendapat perawatan dirumah sakit milik pemerintah maupun swasta. Baik mereka yang mengalami sakit ataupun yang terkonfirmasi corona.

Divisi SDM dan partisipasi masyarakat pada KPU Banyuwangi, Dian Purnawan mengatakan, hal ini untuk mengetahui, mereka yang menjalani perawatan tersebut sudah mendapatkan surat C6 ataukah belum.

Selain itu juga untuk mengetahui para pasien itu sudah mendapatkan surat C6, namun harus menjalani perawatan karena sakit sehingga tidak bisa memberikan hak suaranya.

“Disini, petugas melakukan pendataan. Para pasien itu masih bisa menyalurkan hak suaranya dengan mengurus surat pindah mencoblos. Selanjutnya, petugas memberikan surat A5 kepada mereka untuk di gunakan datang ke TPS terdekat,” papar Dian.

Sementara, Pemkab Banyuwangi sendiri telah menyiapkan Gedung Pendidikan dan Pelatihan PNS yang ada di Kecamatan Licin sebagai tempat perawatan warga yang terkonfirmasi untuk menjalani isolasi.

Dalam hal ini, pemerintah daerah memusatkan perawatan pasien di satu tempat guna menghindari adanya sebaran Covid-19 di kalangan keluarga, kerabat maupun tempat kerja mereka.

“Petugas juga melakukan pendataan di gedung itu sekaligus menyarankan mereka untuk mengurus surat A5 minimal 1 hari sebelum pelaksanaan pemilihan sebagai bukti mereka pindah mencoblos di TPS terdekat,” ujar Dian.

Pasalnya, hingga kini masih ada puluhan pasien yang mendapat perawatan di gedung tersebut.

“Yang terpenting, para petugas memakai APD lengkap seperti baju hazmat, masker maupun sarung tangan saat melakukan pendataan,” tutur Dian.

“Saya minta masyarakat aktif melaporkan dirinya jika mengalami kendala untuk bisa mendapatkan surat C6 maupun A5,” jelasnya.

Dian menambahkan, peraturan ini berlaku secara nasional. Namun KPU Kabupaten Banyuwangi serius menangani permasalahan ini agar Pilkada di Banyuwangi berjalan lancar, serta masyarakat yang mengalami sakit tetap bisa mendapatkan kesempatan untuk memberikan hak suaranya.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *