Radio VIS FM Banyuwangi
Antisipasi Kluster Pilkada, KPPS Jalani Rapid Tes
visfm.com, Banyuwangi – Seluruh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wajib menjalani rapid tes pada 14 hari menjelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember, guna mengantisipasi... Antisipasi Kluster Pilkada, KPPS Jalani Rapid Tes

visfm.com, Banyuwangi – Seluruh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) wajib menjalani rapid tes pada 14 hari menjelang pelaksanaan Pilkada 9 Desember, guna mengantisipasi adanya kluster baru.

Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini mengatakan, rapid tes ini sengaja di lakukan pada 14 hari sebelum pelaksanaan Pilkada karena jika di ketahui ada petugas KPPS yang reaktif akan dilanjutkan dengan uji swab sekaligus menjalani isolasi selama 14 hari.

“Jika dari hasil uji swab dinyatakan tidak terkonfirmasi Covid-19, maka petugas KPPS yang bersangkutan sudah bisa menjalankan tugasnya tepat di tanggal 9 Desember 2020. Tapi terlebih dahulu, akan kembali di lakukan rapid tes terhadap mereka,” ujar Dwi.

“Selain petugas KPPS, rapid tes ini juga di berlakukan bagi seluruh anggota Linmas yang berjaga di area TPS,” imbuhnya.

Dwi menjelaskan, KPU Kabupaten Banyuwangi terus melakukan berbagai langkah secara rapi dan tersistematis agar masyarakat tetap semangat datang ke TPS ditengah pandemi. Hal ini juga dilakukan agar target partisipan masyarakat 77,5 persen secara nasional bisa terpenuhi di Banyuwangi.

Dalam hal ini, KPU Banyuwangi menerapkan protocol kesehatan cukup ketat. Selain para petugas KPPS dan Linmas yang diwajibkan rapid tes, juga di area TPS disiapkan tempat mencuci tangan dan handsanitizer untuk para pemilih yang akan memberikan hak suaranya.

“Bahkan, sebelum masuk ke dalam bilik suara, mereka juga di cek suhu tubuhnya oleh petugas. Lalu diberikan sarung tangan plastic untuk digunakan saat mencoblos,” kata Dwi.

“Setelah itu, tangan mereka diberi tinta tetes sebagai tanda telah memberikan hak suara,” ujarnya.

Dwi mengaku, kali ini tinta celupnya diganti dengan tinta tetes guna menghindari adanya kluster baru.

“Bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka di arahkan ke bilik khusus yang telah disiapkan di lokasi, sehingga tetap masih bisa memberikan hak suaranya,” jelas Dwi.

Dwi menambahkan, selain harus menjalani rapid tes, para petugas KPPS juga diwajibkan menggunakan faceshiled, masker, sarung tangan dan baju hazmat sebagai upaya untuk menghindari adanya sebaran covid-19.

Sementara itu, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Banyuwangi sebanyak 1.304.909 jiwa dengan jumlah TPS sebanyak 3.745 yang tersebar di 25 kecamatan se Banyuwangi.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *