Radio VIS FM Banyuwangi
Jelang Pilkada Serentak, Dispendukcapil Banyuwangi Jemput Bola Perekaman e-KTP Pemilih Pemula
visfm.com, Banyuwangi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuwangi melakukan upaya jemput bola perekaman e-KTP bagi pelajar yang berusia 17 tahun keatas, agar mereka... Jelang Pilkada Serentak, Dispendukcapil Banyuwangi Jemput Bola Perekaman e-KTP Pemilih Pemula

visfm.com, Banyuwangi – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuwangi melakukan upaya jemput bola perekaman e-KTP bagi pelajar yang berusia 17 tahun keatas, agar mereka bisa memberikan hak suaranya pada Pemilihan Kepala Daerah serentak 9 Desember mendatang.

Upaya ini dilakukan dengan mendatangi seluruh sekolah tingkat SMA baik negeri maupun swasta yang berada di 25 kecamatan se Banyuwangi secara bertahap.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi Juang Pribadi mengatakan, kegiatan ini menyasar kepada pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun supaya mereka bisa ikut mengambil peran dalam pemilihan kepala daerah di Banyuwangi.

“Perekaman e-KTP di laksanakan setiap hari di beberapa sekolah, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan guru maupun kepala sekolah setempat,” ungkap Juang.

“Dari setiap pelajar yang akan melakukan perekaman, di wajibkan membawa foto copy Kartu keluarga dan Akte Kelahiran untuk mencocokkan data yang ada,” kata Juang.

Pasalnya, jika ada perubahan data antara di KK dengan di Akte Kelahiran maka petugas akan langsung membantu memprosesnya untuk perbaikan. Sekaligus dibuatkan administrasi kependudukan yang baru.

Juang menjelaskan, dalam pelaksanaan perekaman e-KTP tetap menerapkan protocol kesehatan. Dimana, pada setiap 30 menit di atur untuk para pelajar dari kelas tertentu.

“Di menit selanjutnya untuk kelas yang lain. Ini untuk menghindari adanya kerumunan,” jelas Juang.

Bahkan pelaksanaan kegiatan ini pun kata Juang, di laksanakan di ruang terbuka seperti lapangan basket maupun lapangan upacara. Selain itu, masing masing pelajar di wajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan saat menunggu antrian perekaman.

“Kegiatan jemput bola ini untuk membantu para pelajar berusia 17 tahun untuk bisa mendapatkan e-KTP,” imbuh Juang.

Juang menyampaikan bagi masyarakat di sekitar sekolahan tempat lokasi perekaman e-KTP juga bisa ikut serta melakukan perekaman, dengan syarat membawa foto copy KK dan Akte Kelahiran.

“Karena saat ini, Dispendukcapil Banyuwangi sudah tidak lagi mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti e-KTP,” papar Juang.

Hingga saat ini baru beberapa sekolahan yang bersedia mengerahkan anak anak didiknya untuk mengikuti perekaman e-KTP dan ini akan berlanjut ke seluruh sekolah tingkat SMA.

“Tapi ada pula sejumlah sekolah yang tidak bersedia melakukan perekaman e-KTP anak anak didiknya, dengan alasan belum siap karena proses pembelajaran masih melalui daring,” pungkas Juang.

Sementara, jemput bola perekaman e-KTP para pelajar ini sudah dilakukan Dispendukcapil di SMAN 1 Giri, SMAN 1 Glagah, SMK Rogojampi serta di SMK PGRI 1 Tegalsari dan MA Mabaul Huda Tegalsari. Berlanjut ke SMAN 1 Srono, SMK Sritanjung Banyuwangi juga ke SMK di Muncar, SMAN 1 Wongsorejo, SMAN 1 Rogojampi, SMAN 1 Genteng dan SMAN 1 Muncar.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *