Radio VIS FM Banyuwangi
Tipu Mengatas Namakan Tokoh Agama, Warga Probolinggo Ditangkap Polisi Banyuwangi
visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian Polresta Banyuwangi menangkap seorang laki laki warga Kabupaten Probolinggo, setelah kedok penipuan yang dilakukannya terhadap warga Banyuwangi dengan mengatas namakan... Tipu Mengatas Namakan Tokoh Agama, Warga Probolinggo Ditangkap Polisi Banyuwangi

visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian Polresta Banyuwangi menangkap seorang laki laki warga Kabupaten Probolinggo, setelah kedok penipuan yang dilakukannya terhadap warga Banyuwangi dengan mengatas namakan beberapa nama tokoh agama ternama berhasil terbongkar.

PS (24) tercatat sebagai warga Dusun Krajan RT 21 RW 5 Desa Jabung Wetan Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo, kini harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolresta Banyuwangi guna mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.

Kedok tersangka ini terbongkar, setelah salah satu korban, Ahmad Yamin (47) warga Dusun Maduran Desa Rogojampi Kecamatan Rogojampi Banyuwangi melapor ke pihak kepolisian karena merasa ditipu oleh tersangka.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, modus operandi yang di lakukan tersangka adalah dengan membuat akun Facebook palsu dengan menggunakan nama Gus Malik Ibrohim dengan memasang foto profil KHR Ahmad Azaim Ibrahimy.

“Juga akun atas nama Gus Ali Wafa Asegaf yang disertai dengan foto profil, yang dia dapatkan dari Google,” ungkap Kombes Arman.

“Dalam aksinya, tersangka menawarkan bantuan spiritual ilmu kebatinan serta ilmu putih melalui status Facebook palsu itu,” tuturnya.

Tersangka juga menawarkan dana ghoib dan penglaris usaha serta jodoh maupun asmara dan yang lainnya. Mendapati hal ini, korban pun tertarik lalu dia menghubungi tersangka melalui kolom komentar. Hingga akhirnya, mereka berkomunikasi melalui Whatssap untuk menentukan sejumlah harga yang harus dibayarkan oleh korban jika ingin mendapatkan pelayanan yang dia tawarkan.

Dijelaskan Kapolresta, diantara mereka pun terjadi kesepakatan harga. Namun ditunggu hingga batas waktu yang ditentukan, tersangka tidak juga menemui korban dengan berbagai macam alasan. Dan karena curiga, korban pun melapor ke pihak kepolisian hingga tersangka berhasil ditangkap.

Dihadapan petugas kata Kombes Arman, tersangka mengaku telah melakukan penipuan via media social ini sejak bulan Februari 2020 dan di perkirakan sudah mendapatkan 25 orang korban, dengan keuntungan sebesar Rp 15.000.000 dari kedua akun palsu tersebut.

Selain tersangka, kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 1 lembar screen shot akun atas nama Gus Malik Ibrohim, 5 lembar screen shot percakapan via Whatsapp, 2 unit ponsel berbagai merek, 1 buah buku tabungan beserta 1 buah ATM nya. Juga uang tunai sebesar Rp 400.000.

“Atas semua perbuatannya, tersangka di jerat pasal yang bermuatan pencemaran nama baik dan penipuan seperti yang tertuang dalam pasal 28 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sub pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara,” papar Kapolresta.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *