Radio VIS FM Banyuwangi
Bejat, Bapak ‘Setubuhi’ Anak Kandungnya Selama 5 Tahun
visfm.com, Banyuwangi – Seorang laki laki warga Kecamatan Kalipuro Banyuwangi tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar hingga saat... Bejat, Bapak ‘Setubuhi’ Anak Kandungnya Selama 5 Tahun

visfm.com, Banyuwangi – Seorang laki laki warga Kecamatan Kalipuro Banyuwangi tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar hingga saat ini korban berstatus sebagai pelajar SMP.

DS (46) hanya bisa tertunduk lesu saat awak media mengambil gambarnya dalam konferensi pres yang di gelar Polresta Banyuwangi, Kamis (24/9/2020).

DS ditangkap aparat kepolisian setelah dilaporkan oleh mantan istrinya, YA (38) atas dugaan menyetubuhi anak kandungnya sejak tahun 2016, saat masih duduk dibangku kelas 5 Sekolah Dasar.

Selama ini, Y (14) tinggal bersama ibunya di kawasan Kelurahan Karangrejo setelah bercerai dengan bapaknya pada tahun 2007. Namun di setiap hari Minggu ataupun hari libur nasional saat libur sekolah, Y selalu menginap di rumah bapaknya di Kecamatan Kalipuro. Dan itupun, DS selalu menjemput anaknya setiap kali Y diminta untuk menginap di rumahnya.

“Kasus ini terjadi sejak tahun 2016 saat korban masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar. Saat itu korban yang masih berusia 11 tahun pertama kali disetubuhi oleh bapak kandungnya karena diancam kalau tidak mau maka tidak akan diberikan biaya sekolah. Memang selama ini, yang membiayai sekolah korban adalah tersangka,” papar Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin dalam keterangan persnya.

Selain itu menurut Kombes Arman, disetiap melakukan aksinya, tersangka selalu memperlihatkan sebilah golok kepada korban sehingga dia merasa ketakutan.

Ironisnya, peristiwa ini terus terjadi hingga korban duduk dibangku SMP. Terakhir kali, tersangka melakukan aksi bejatnya tersebut pada akhir Agustus 2020 dan semua itu dilakukan tersangka di dalam kamar rumahnya saat korban menginap.

“Tersangka juga pernah mengajak korban untuk melihat film porno sebelum menyetubuhi korban,” kata Kapolresta.

Dijelaskan Kombes Arman, kasus ini terbongkar setelah korban menceritakan kepada ibu kandungnya lalu dilaporkan ke pihak kepolisian hingga dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

Kepada petugas, tersangka mengakui semua perbuatannya karena sejak bercerai dengan istrinya, dirinya tidak pernah menikah lagi sampai saat ini.

Dalam pengungkapan kasus ini, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu potong kasos tanpa lengan warna merah muda, celana pendek warna merah, celana dalam warna biru dan BH warna putih, 1 unit ponsel serta sebilah parang atau golok.

“Atas semua perbuatannya, tersangka di jerat UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU jonto pasal 64 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” papar Kombes Arman.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *