Radio VIS FM Banyuwangi
Kapolresta Banyuwangi Canangkan Kampung Tangguh Semeru dan Jatim Bermasker. Ini Tujuannya
visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian Polresta Banyuwangi mencanangkan Kampung Tangguh Semeru sekaligus Jawa Timur Bermasker dengan melibatkan ibu ibu, sebagai upaya meminimalisir sebaran covid-19. Kali... Kapolresta Banyuwangi Canangkan Kampung Tangguh Semeru dan Jatim Bermasker. Ini Tujuannya

visfm.com, Banyuwangi – Kepolisian Polresta Banyuwangi mencanangkan Kampung Tangguh Semeru sekaligus Jawa Timur Bermasker dengan melibatkan ibu ibu, sebagai upaya meminimalisir sebaran covid-19.

Kali ini, dilaksanakan di Perumahan Citra Pesona Indah RT 04 RW 04 Lingkungan Krajan Kelurahan Kertosari Kecamatan Banyuwangi kota, Kamis (6/8/2020) dengan dipimpin langsung Kapolresta Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin yang di hadiri jajaran Forum Pimpinan Daerah. Di ikuti pula ibu ibu dari lingkungan setempat, Bhayangkari, Persit serta Fatayat NU. Ada pula beberapa kelompok pengajian dan organisasi kemasyarakatan, karang taruna dan kepemudaan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melibatkan warga secara bersama sama untuk saling bekerja sama mengubah prilaku masyarakat. Yang tadinya gak pernah memakai masker saat keluar rumah, untuk wajib pakai masker,” ujar Kombes Arman.

“Sehingga di harapkan, dengan perilaku yang baik menerapkan protocol kesehatan memakai masker ini bisa mencegah timbulnya virus corona,” ungkapnya.

Kapolresta mengaku, untuk kesekian kalinya, kepolisian menggaungkan kegiatan ini yang di fokuskan di Kampung Tangguh Semeru sehingga nantinya bisa tercipta kampung kampung tangguh semeru lainnya agar pencegahan penyebaran covid-19 bisa berjalan dengan baik.

“Kampung tangguh ini bukan milik satu organisasi, tapi adalah kepemilikan semua baik masyarakat setempat, pemerintah daerah, gugus tugas maupun organisasi masyarakat yang ingin melihat bagaimana kondisi didalamnya,” papar Kombes Arman.

Di Kampung Tangguh Semeru ini lengkap dengan berbagai kelompok yang bisa membantu masyarakat. Seperti kelompok psikologi, kelompok perekonomian dan sebagainya. Mereka saling bergotong royong sehingga terbentuk perilaku masyarakat yang berbeda di banding tempat tempat yang belum menjadi kampung tangguh.

“Disini terjadi sinkronisasi yang baik untuk menciptakan tujuan yang baik pula, yakni menciptakan masyarakat Kabupaten Banyuwangi yang bersih dan nyaman,” ujarnya.

Kombes Arman menambahkan, hingga saat ini di Banyuwangi terdapat 33 Kampung Tangguh Semeru bentukan kepolisian.

“10 diantaranya di Pondok Pesantren, 1 Pelabuhan dan 1 di Bandara. Sisanya di pemukiman penduduk yang terpilih,” kata Kapolresta.

Sementara itu, terkait dengan masih banyaknya masyarakat yang di temukan tidak memakai masker saat melakukan aktifitas diluar rumah, Kombes Arman meminta agar tetap mentaati protocol kesehatan.

“Itu salah satu cara untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus corona karena hingga kini dinilai masih belum ada obatnya,” pungkas Kapolresta.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *