Radio VIS FM Banyuwangi
visfm.com, Banyuwangi – Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi menerapkan system online bagi para warga binaan yang ingin melihat secara langsung masa tahanan yang di jalaninya. Dalam...

visfm.com, Banyuwangi – Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi menerapkan system online bagi para warga binaan yang ingin melihat secara langsung masa tahanan yang di jalaninya.

Dalam hal ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banyuwangi menyiapkan Self Service Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

Disini, setiap warga binaan bisa melihat sendiri, sisa masa tahanan yang di jalankan. Juga bagi yang mendapatkan bebas bersyarat dan yang telah mendapatkan remisi, bisa di lihat secara langsung di layar monitor mengenai perkembangannya.

Kepala Lapas Kelas II A Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan, sekarang eranya sudah digitalisasi. Sehingga pihaknya menerapkan di lingkup Lapas yang di pimpinnya.

“Lapas Banyuwangi menerapkan system online terkait pengecekan masa tahanan dan pemberian remisi kepada para warga binaan. Ini untuk mempermudah mereka yang ingin mengurus remisi dan pembebasan bersyarat,” ujar Akbar.

“Dengan adanya Self Service itu, setiap warga binaan tinggal menempelkan sidik jarinya lalu muncul nama sekaligus kasus yang menjeratnya,” imbuhnya.

Selain itu, juga terpampang lama masa tahanan yang di jalaninya. Bagi yang mendapatkan remisi atau potongan masa tahanan juga dapat di lihat langsung.

Sebenarnya menurut Akbar, system online ini di gulirkan oleh Lapas Banyuwangi juga untuk mengantisipasi adanya Lapas yang di bakar, sehingga data sudah tercatat seluruhnya. Karena menurutnya, tidak ada peristiwa Lapas maupun rutan yang terbakar namun yang ada adalah sengaja di bakar.

“Untuk mengantisipasi itu, seluruh data sudah terback up dengan baik,” kata Akbar.

Ditambahkan Akbar, pihaknya juga tengah memperbaiki pelayanan ruang kunjungan ke arah system online juga. Sehingga setiap warga yang akan mengunjungi keluarganya yang ditahan, bisa mendaftar terlebih dahulu secara online. Sehingga mereka bisa mengetahui hari dan waktu kunjungannya.

“Ini juga sebagai upaya Lapas Banyuwangi menuju Zona Integritas dan menuju Wilayah Bebas Korupsi atau WBK,” ungkap Akbar.

Selain kemudahan ini, Lapas Kelas II A Banyuwangi juga telah menerapkan system e Money bagi warga binaan untuk bertransaksi di dalam lapas. Mereka wajib memiliki kartu yang bisa di isi oleh keluarganya di counter yang sudah di siapkan. Sehingga di dalam Lapas Banyuwangi saat ini sudah tidak ada lagi pembelian kebutuhan para warga binaan dengan menggunakan uang tunai.

“Ini sebagai upaya dalam zero narkoba, zero handphone dan zero peredaran uang,” pungkas Akbar.

ILEX VIS

ILEX VIS

Reporter harian Radio VIS FM Banyuwangi.

  • Avatar

    Hari

    28 Februari 2020 #1 Author

    Tetap semangat Lapas Banyuwangi menuju pelayanan prima kepada masyarakat..

    Balas

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *